ADVAN andalkan phablet hadapi persaingan 2014



Merdeka.com - ADVAN optimistis pada 2014 bisa bersaing dengan dengan brand lainnya melalui produk andalannya di segmen phablet.

Menurut Chief Marketing Officer ADVAN Candra Lijanto, pihaknya akan merilis beragam produk andalan pada 2014 terutama untuk produk smartphone.

Dalam hal ini, tambahnya, ADVAN akan lebih berkonsentrasi memproduksi phablet, smartphone berukuran 5-6 inchi.

"Pasarnya sangat bagus dan diprediksi akan ada sekitar 5 juta unit table PC/Phablet di pasar Indonesia dan kami menargetkan 30 persen untuk market share," ungkap Candra.

Lebih lanjut dia mengatakan sejauh ini brand ADVAN sudah mendapatkan kepercayaan dari konsumen dan mengenal produk ADVAN sebagai produk berkualitas dan berdaya saing.

Hal tersebut berdasarkan hasil survei terbatas yang dilakukan oleh Tim Community Chat kepada 100 orang mahasiswa yang mana dari hasil survei tersebut menyatakan dari sisi brand awareness, ADVAN dikenal oleh mayoritas mahasiwa. 

Mayoritas mahasiswa mengenal brand ADVAN dari TVC, kemudian dari iklan print, online serta pemberitaan. 

Responden pun menyatakan sangat percaya bahwa ADVAN adalah brand yang memiliki komitmen terhadap kualitas produk yang mana 70 persen menyatakan sangat percaya dan 30 persen menyatakan percaya. 

Persepsi ini menjadi modal positif bahwa ADVAN dipercaya oleh konsumen mahasiswa karena kualitas produk. 

Menurut Candra, kepercayaan mereka terhadap brand ADVAN disebabkan berbagai hal, yaitu karena menjadi pengguna 30 persen responden, pengaruh iklan TVC/Iklan 45 persen, dan dari pemberitaan 25 persen.

Artinya, tambahnya, ada pasar potensial untuk mahasiwa yang perlu digarap secara intens dan serius.

Menyorot kebiasaan dan prilaku mahasiwa ketika menggunakan tablet dalam keseharian, mereka menggunakan tablet untuk bermain game. 

"Dengan begitu kinerja tablet sebagai game player harus menjadi konsen pihak ADVAN. Baik itu mengenai peningkatan prosesor, memori, atau game eksklusif yang harus dimiliki oleh ADVAN," tuturnya.

Hasil survei juga menunjukkan bahwa fanatisme brand mulai mengecil seiring dengan banyaknya brand di pasar. Pertimbangan utama mahasiswa ketika akan membeli sebuah tablet/ smartphone adalah 50 persen memilih spesifikasi sebagai pertimbangan utama. 

Mahasiswa sangat kritis terhadap fungsionalitas dan kinerja sebuah tablet. Pilihan mereka berdasarkan pertimbangan yang rasional dan fungsional," tuturnya.

Sementara itu, pengamat telekomunikasi Teguh Prasetya mengatakan ADVAN sudah berhasil menjadi sebuah brand yang memposisikan sebagai brand yang cerdas melihat potensi pasar.

"ADVAN sudah on the track memusatkan strategi bisnisnya dengan menggarap pasar tablet/phablet," katanya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar